Tyas Edi Winarsih Raih Prestasi Bermodal 2S dan 1P

bidan-tyasSelalu konsisten menerapkan 2S (Senyum dan Salam Sehat) dan 1 P (Profesional) mengantar Tyas Edi Winarsih meraih peringkat pertama dalam lomba bidan praktek mandiri provinsi Jatim tahun 2015 dan peringkat 3 tingkat nasional di tahun yang sama.

bidan-tyas4“Yang mengirim IBI Jember ke provinsi, dapat peringkat satu. Diikutkan provinsi ke tingkat nasional dan berhasil meraih posisi ketiga,” jelasnya.

Terkait 2S dan 1P, Tyas mengungkapkan bahwa ketiga hal tersebut bukanlah ucapan semata tapi sudah menjadi visi dan misinya dalam setiap bertugas. Bahkan hal tersebut juga ditularkan kepada pegawainya.

“Kita harus profesional dalam bekerja, apalagi kita memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” imbuhnya.

bidan-tyas3Untuk menjadi bidan profesional, lanjut Tyas, dirinya kerap mengikuti pelatihan meski harus merogoh kocek sendiri. Pelatihan ini penting dilakukan agar dapat meningkatkan kompetensi.

“Bidan boleh dibilang sebagai role model dalam pelayanan kesehatan masyarakat, utamanya dalam menekan angka kematian ibu dan anak. Jadi harus memberikan pelayanan yang maksimal, otomatis ilmunya juga harus selalu ter update, salah satunya ya lewat pelatihan,” terangnya.

Rajin mengikuti pelatihan juga menjadi bekal tersendiri bagi Tyas dalam mengikuti seleksi lomba bidan mandiri. Pasalnya, dalam seleksi Tyas dituntut mampu mempresentasikan dirinya secara maksimal.

bidan-tyas2
“Ada beberapa kriteria yang harus dilalui dari mulai keterlibatan dalam masyarakat hingga presentasi tentang diri dan kegiatan yang selama ini dilakukan. Modalnya harus percaya diri, dan itu saya dapatkan lewat pelatihan-pelatihan yang saya ikuti selama ini,” terangnya lagi.

Tyas pun berharap akan ada bidan penerus yang nantinya juga mampu berprestasi.

“Harus ada penerusnya. Jangan jalan di tempat, jadilah bidan yang berprestasi,” pesannya kepada para bidan muda.