Tantangan Menyatukan Bidan

Tidak ada komentar 336 views

Ketua PC IBI Kota Malang Lucia Reyne

Ketua PC IBI Kota Malang Lucia Reyne

Ketua PC IBI Kota Malang Lucia Reyne

Profesi bidan cukup populer di kalangan masyarakat Kota Malang. Bahkan seorang bidan telah mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat. Ini terbukti dengan kian dekatnya masyarakat dengan bidan yang menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Menyadari pentingnya peranan bidan di tengah-tengah masyarakat, Lucia Reyne pun getol untuk terus meningkatkan citra bidan agar dapat menjadi lebih baik lagi. Ini diwujudkan  dengan aktif dalam berbagai kegiatan yang bersinggungan dengan kesehatan lingkungan yang digelar pemerintah kota.

“Masyarakat sudah sangat mengenal kiprah bidan, maka dari itu saya ingin bidan tidak pasif, harus lebih aktif lagi di tengah-tengah masyarakat, ” tegas Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kota Malang ini.

Bagi Lucia sendiri dipercaya sebagai Ketua IBI cabang Kota Malang menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus memberikan tantangan bagaimana dapat tetap menyolidkan ratusan bidan dengan karakter yang berbeda-beda.

“Ini tugas sosial, bagaimana mewujudkan masyarakat kota Malang yang sehat lewat IBI. Bukan pekerjaan mudah, apalagi terdapat sekitar 513 bidan yang tercatat sebagai anggota IBI dengan karakter yang berbeda-beda yang kerap memunculkan silang pendapat. Ini tantangan bagi saya agar anggota tetap solid,” urainya.

Sejauh ini Lucia bersyukur karena anggotanya cukup aktif dalam setiap pertemuan yang digelar, utamanya di tingkat ranting. Pertemuan tersebut, lanjut Lucia, cukup penting dihadiri agar para bidan dapat selalu update informasi terbaru terkait profesinya.

“Sebagian besar anggota memang aktif dalam pertemuan ranting. Tentu itu menjadi hal yang menggembirakan. Disini dapat menjadi wadah bagi para bidan dalam bertukar informasi, sehingga mereka tidak ketinggalan, ” tukasnya.

Lebih lanjut Lucia mengungkapkan, aktif berorganisasi juga dapat menjadi salah satu jalan bagi para bidan dalam meningkatkan pengetahuan, dengan demikian otomatis pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga meningkat.

Dalam setiap kesempatan Lucia juga menekankan kepada anggotanya agar tak pernah berhenti belajar dengan tidak menunda dalam menunda pendidikan yang terkait profesinya. Pendidikan sangat penting untuk mengatrol kompetensi bidan.

“Harus selalu bersemangat dalam menempuh pendidikan, selama masih ada kesempatan jangan menunda-nunda. Pendidikan sangat penting, jangan hanya karena sudah bekerja lantas sudah tidak mau belajar lagi. Itu keliru, sebab semakin tinggi pengetahuan kita maka kompetensi juga makin bertambah, ” pungkasnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.