Prihatin Minimnya Bidan Delima di Lamongan

Tidak ada komentar 1743 views
Ketua PC IBI Lamongan Tri Rahayu

Ketua PC IBI Lamongan Tri Rahayu

Minimnya bidan delima di Lamongan, mengundang keprihatinan Tri Rahayu. Bagaimana tidak, dari 814 anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Lamongan, hanya 120 yang berstatus sebagai bidan delima.

“Disini fasilitator masih terbatas, itu sebabnya jumlah bidan delima juga minim,” ujar Ketua PC IBI Lamongan ini.

Lebih lanjut Tri mengungkapkan, fasilitator merupakan orang yang merekrut bidan delima. Hingga kini jumlah fasilitator hanya 20 orang. Sedangkan biaya pelatihan fasilitator mencapai Rp 3,5 juta per orang.

“Paling tidak dibutuhkan 50 fasilitator untuk bisa meningkatkan jumlah bidan delima di Lamongan,” imbuh wanita 58 tahun ini.

Untuk memenuhi biaya pelatihan fasilitator, lanjut Tri, pihaknya pun berupaya mencari mitra kerja. Sementara itu terkait penerimaan masyarakat Lamongan terhadap bidan, diakui Tri cukup menggembirakan. Pasalnya, kini sudah tidak ada lagi persalinan lewat dukun melainkan telah melalui bidan.

Tentu saja hal tersebut harus pula diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan bidan. “Sekarang standard kelulusan bidan bervariasi, bahkan tidak sedikit yang belum siap pakai. Artinya bidan yang baru lulus belum tentu siap ditempatkan di daerah pelosok, sangat berbeda jauh dengan bidan dulu. Ini yang perlu diperbaiki,” urai Tri. >> selanjutnya >>