Inilah 7 Fakta Bidan Indonesia

Tidak ada komentar 2853 views

 

7 Fakta Bidan Indonesia

7 Fakta Bidan Indonesia

 

Ini dia fakta unik bidan yang hanya ada di Indonesia. Berikut 7 fakta bidan Indonesia yang kami rangkum dari berbagai sumber :

1. Bidan itu pasti wanita
Dengan memperhatikan aspek sosial budaya dan kondisi masyarakat Indonesia maka Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menetapkan bahwa bidan Indonesia adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah NKRI serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister, sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjlankan praktik kebidanan. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1464/MENKES/PER/IX/2010 juga menyebut demikian.

2. Pengetahuan Keberadaan Bidan Tertinggi di Bali dan Terendah di Papua
Pengetahuan rumah tangga tentang keberadaan praktek bidan atau rumah bersalin secara nasional angkanya 66,3 persen, namun jika dilihat antar provinsi, maka tertinggi di Bali (85,2%) dan terendah di Papua (9,9%). (Riskesdas 2013)

bidan-proporsi-kelahiran2
3. 76% Pelayanan KB Dilakukan Bidan
Penggunaan tempat dan tenaga yang memberi pelayanan KB menunjukkan bahwa praktek bidan dan bidan banyak perperan dalam pelayanan KB. Proporsi tersebut bervariasi menurut karakteristik. Tempat yang banyak dikunjungi adalah praktek bidan (54,6%) dan paling kecil adalah tim KB keliling (0,8%).  Hasil ini tidak terlalu berbeda dengan Riskesdas 2010 yang juga menunjukkan dominasi praktek bidan (51,9%) dan yang terendah adalah tim KB keliling (0,9%) (Badan Litbangkes, 2010).

Gambar di atas juga menunjukkan proporsi Wanita Usia Subur (WUS) kawin berdasarkan tenaga kesehatan yang memberi pelayanan KB. Tenaga yang paling banyak memberi pelayanan KB adalah bidan (76,5%), dibandingkan tenaga kesehatan lainnya. Proporsi WUS kawin berdasarkan tenaga pemberi pelayanan KB modern menurut provinsi dan karakteristik dapat dilihat secara lengkap pada Tabel 3.12.10 dan 3.12.11 buku Riskesdas 2013 dalam Angka.

bidan-proporsi-bidan
4. Masyarakat Pedesaan Cenderung Memilih Bidan

Bidan merupakan tenaga kesehatan yang paling berperan (87,8%) dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil dan fasilitas kesehatan yang banyak dimanfaatkan ibu hamil adalah praktek bidan (52,5%), Puskesmas/Pustu (16,6%) dan Posyandu (10,0%). Hal ini juga terlihat di semua provinsi. Masyarakat dengan karakteristik tinggal di perdesaan, pendidikan rendah dan berada pada kuintil indeks kepemilikan terbawah hingga menengah cenderung memilih bidan saat melakukan pemeriksaan kehamilan. Sebaliknya dokter spesialis kebidanan dan kandungan dipilih oleh masyarakat di perkotaan, pendidikan tinggi dan kuintil indeks kepemilikan teratas.

5. Bisa Praktik Mandiri
Bidan dapat praktik di berbagai tatanan pelayanan, termasuk di rumah, Rumah Sakit, klinik atau unit kesehatan lainnya.
bidan-proporsi-kelahiran

6. Berdasarkan data Kemenkes RI tahun 2010 jumlah tenaga bidan adalah 175,124 orang yang tersebar di berbagai tatanan pelayanan kesehatan dan pendidikan (Rumah Sakit, Puskesmas, RSAB, bidan desa, BPS, institusi pendidikan dan institusi lain).

7. Belum Memiliki UU tentang Bidan
Hingga saat ini RUU tentang Kebidanan masih digodok DPR dan baru pada tahap masuk Program legislasi nasional tahun 2016.

bidan-ANC-menurut-tt

Mau menambahkan ?